Cabal Online: Game 3D MMORPG baru akan segera beredar di Indonesia
Cabal Online adalah salah satu dari sekian banyak game Korea 3D akan segera beredar di Indonesia yang rencananya pada akhir tahun 2006. Game ini sangat digemari di Korea dan termasuk jajaran game top 10 di sana dibuat oleh ESTSoft. Perusahaan ini dulunya sukses dibidang bisnis aplikasi software di Korea sejak tahun 90-an, dan Cabal Online adalah produk pertama yang pernah mereka kembangkan, bagusnya sih produk perdana ini sukses berat di pasar Korea. Nah hal inilah yang membuat ESTsoft merasa perlu mengembangkan sayapnya dengan merilis secara internasional, yang mana awalnya dibidik ke pasar Eropa.Cabal Online memiliki fitur gameplay yang mirip-mirip game konsol hack-n-slash. Meski Cuma terlihat pada trailer in-gamenya saja, Cabal Online tampak nyata sekali sebagai sebuah game yang mengemban permainan tipe cepat. Secepat kesuksesan yang diraih di Korea, setelah memulai open betanya di bulan Oktober 2005, dan merilisnya di bulan November, Cabal Online telah menjadi game nomor 1 Korea untuk bulan November dan Desember. Seketika itu juga mereka merilis secara komersil di tanggal 18 Desember, dengan sistem P2P (pay to play), Cabal Online pun tetap di urutan pertama.
Cabal Online adalah game yang kental dengan serangan kombo. Kombo ini pun masih berlaku ketika Anda mengubah target serangan, dan untuk menyerang banyak target sekaligus. Ketika kombo berjalan, efek special yang ditampilkan di movie sangat menakjubkan, kilatan cahaya dari kibasan pedang berkilauan di sekitar karakter, sampe kadang menutupi karakter dan targetnya. Kombo yang dilakukan pun sangat variatif, karakter seakan bernari dan bahkan kombo suka berlanjut ke udara. Kehebatan aksi kombo ini pun juga didukung oleh pilihan karakter yang tersedia, rata-rata karakter yang ada di Cabal Online sarat dengan kombo.
Dimulai dari Warrior, Blader, Force Archer, Force Shielder, Wizard, dan Force Blader. Bagusnya, semua karakter ini memiliki tipe senjata yang unik, dan di Cabal Online senjata yang Anda gunakan dapat bermetamorfosa menjadi senjata yang lebih canggih lagi. Seperti misalnya Force Archer yang menggunakan panah, senjata ini pada level tinggi dapat berubah menjadi senjata ganda di mana peran Archer di sini berubah menjadi GunSlinger.
Fokus permainan Cabal Online adalah membawa atmosfir aksi di konsol ke PC, dan ke MMORPG. Memang game online yang saat ini sukses adalah World of Warcraft, namun Kim menyakinkan kalo Cabal Online memiliki kemiripan dengan WoW, meski fokusnya lebih ke action. Aktivitas leveling di Cabal Online dipermudah, dan level tertinggi di game ini adalah 100. Untuk mencapai level segitu, pemain maniak butuh waktu sekitar 200 jam playtime, sementara yang “so-so” bisa mencapai 300 jam playtime (hitung sendiri ya berapa hari itu?)
Kalo udah sampe 100, terus ngapain? Yah game akan berakhir, artinya game ini memiliki ending. Meski begitu, ketika Anda mencapai level 95, Anda dapat memilih faksi dan mulai melakukan perang PvP. Poin akan didapat ketika Anda mengalahkan lawan dari faksi musuh. Semakin banyak poin didapat, semakin besar peringkat Anda. Bagusnya, peringkat tertinggi di game akan memiliki akses ke item spesial yang ada di game, inilah hadiah yang Anda terima dari PvP. Apalagi dijanjikan ESTsoft bahwa leveling di Cabal Online nggak bakal sulit ataupun monoton, karena game ini memiliki sistem perang bergaya action. Sehingga untuk mencapai level 100 kayaknya nggak perlu sampe menunggu 300 jam.

Selain menekankan pada action, Cabal Online juga menyertakan 700 quest yang bisa Anda jalankan. Tapi apakah ada pengaruh atau tidak antara quest terhadap cerita utama, Kim belum menjelaskan lebih lanjut. Dungeon juga ada di game ini, dan setiap dungeon-nya akan disediakan boss dungeon. Sistem dungeon ini mirip dengan Guild Wars, menggunakan sistem instance (ruang khusus) di mana Anda memerlukan sedikitnya 4 orang untuk menyelesaikannya, meski Anda pun masih bisa solo.
Sebagai penutup, keunggulan Cabal Online juga terletak di spesifikasi PC untuk menjalankan gamenya. Bisa dibilang dasar pemikiran Kim pada sebuah game sangat simpel. Dirinya tidak mau memberikan sebuah game yang bagus tapi akhirnya menyiksa penggunanya dengan kebutuhan upgrade yang cukup menyiksa. Game ini nantinya masih bisa dijalankan di mesin ber-Pentium III 800MHz dan vicard middle-end. Meski grafis yang Anda terima tidak akan bagus, tapi semua ini masih bisa berjalan dengan lancar. (sumber: jagogame)